Sting Kembali Memesona Singapura

21.49

Di awal konsernya yang sold out di Singapore Indoor Stadium pada hari Kamis kemarin (13/12), Sting menyebut bahwa penampilan terakhirnya di Singapura adalah empat tahun lalu. Ketika itu musisi asal Newcastle, Inggris, tersebut datang ke Negeri Singa dalam rangka mempromosikan Songs From the Labyrinth, yang berisi komposisi musik klasik dari abad ke-16.

Bisa jadi perubahan musik ini disebabkan karena usia yang semakin senja, serta semakin menegaskan pendiriannya bahwa reuni The Police di tahun 2007 - yang juga sempat mampir ke Singapura - takkan diulang lagi. Album terakhir yang dikeluarkan Sting adalah Symphonicities, berisi karya-karya ciptaannya yang diaransemen ulang untuk dibawakan orkestra, dan membawanya semakin jauh dari akar jazz, punk dan rock di band lama dan awal karier solonya.

Dengan demikian Back to Bass menjadi judul yang tepat untuk tur Sting kali ini, karena membawanya kembali ke akar-akar tersebut. Sekitar 9.000 penonton memadati Singapore Indoor Stadium - termasuk musisi-musisi Indonesia seperti Pongki Barata, Ariyo Wahab, Ridho Hafiedz dari Slank, Aqi Singgih dari Alexa, Paquita Wijaya, Sita Nursanti dari Rida Sita Dewi, serta Udjo, Oddie dan Tika dari Project Pop - dan menyaksikan Sting memainkan lagu-lagu paling populer dari era The Police maupun karier solonya.

Dibuka dengan "If I Ever Lose My Faith In You", lagu peraih Grammy dari album Ten Summoner's Tales, Sting bersama band pengiringnya - gitaris Dominic Miller, drummer Vinnie Colaiuta, keyboardist David Sancious, pemain biola dan mandolin Peter Tickell dan vokalis latar Jo Lawry - membuat penonton menari dan bernyanyi lewat karya-karyanya yang legendaris seperti "Every Little Thing She Does Is Magic" dan "Englishman In New York" yang dibawakan dengan musikalitas tinggi. Di luar interlude berwarna jazz yang diselipkan di tengah-tengah "Roxanne", aransemen lagu-lagunya tak banyak berubah dari versi aslinya, tapi itu memang sesuai konsep Back to Bass yang lebih mengutamakan nostalgia.

Selain musik, penonton juga dihibur oleh komentar-komentar humoris Sting di sela-sela lagu. Ketika memperkenalkan "The End of the Game", b-side dari era album Brand New Day yang bercerita tentang perburuan rubah, Sting bertanya ke penonton, "In Singapore, do you have such a thing as a fox?" Dia terdiam sejenak, lalu menambahkan, "I said a FOX, madam." Suara tawa penonton semakin keras saat Sting tiba-tiba mengangkat boneka rubah kecil untuk memperjelas maksudnya. Lalu ketika memberi instruksi kepada penonton untuk menyahut di lagu "Heavy Cloud No Rain", Sting mengingatkan pada karier lamanya sebelum menjadi musisi dengan berkata, "You can tell I used to be a school teacher." Pada "Next to You", tiba-tiba seorang anggota kru yang memakai topeng beruang raksasa naik ke atas panggung, berjoget-joget, lalu turun di akhir lagu.

Tapi bagaimana pun juga, penonton datang ke Sting untuk musiknya, dan mereka mendapatkan suguhan yang memuaskan selama dua jam. Tak seperti kebanyakan musisi rock paruh baya lainnya, di usia 61 tahun Sting masih terlihat segar, dengan permainan bas yang masih lincah dan kualitas vokalnya mencengangkan, terutama saat menahan not tinggi dan panjang di lagu "King of Pain". Saat menutup konser dengan "Fragile" dan berkata ke penonton bahwa dia akan kembali ke Singapura, rasanya kondisi Sting akan tetap prima hingga beberapa tahun ke depan.

Sabtu ini Sting dijadwalkan tampil di Mata Elang International Stadium, Ancol, Jakarta, dalam konser terakhir dalam rangkaian Back to Bass Tour.

Lagu-lagu yang dibawakan di Singapura:

If I Ever Lose My Faith in You
Every Little Thing She Does Is Magic
Englishman in New York
Seven Days
Demolition Man
I Hung My Head
The End of the Game
Fields of Gold
Driven to Tears
Heavy Cloud No Rain
Message in a Bottle
Shape of My Heart
The Hounds of Winter
Wrapped Around Your Finger
De Do Do Do, De Da Da Da
Peter's Solo (instrumental dengan solo oleh semua musisi pengiring)
Roxanne
Desert Rose
King of Pain
Every Breath You Take
Next to You
Fragile

(RS/RS)

You Might Also Like

0 komentar

Popular Posts

Like us on Facebook

Flickr Images

Subscribe